Sabtu, 26 Desember 2015

Penerapan E-Commerce di Bank Danamon


Sistem Informasi Manajemen
Penerapan E-Commerce di Bank Danamon



Sumiati Paramban                                             1113081000076


Dosen:
Hepi Prayudiawan, SE., MM., Ak


JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH
JAKARTA





BAB 1
Latar Belakang
Perbankan merupakan lembaga keuangan yang bergerak dalam mengelola jasa manajemen keuangan masyarakat. Kecepatan, kemudahan, dan keamanan merupakan salah satu bentuk layanan yang harus mampu diberikan oleh lembaga perbankan kepada para nasabahnya. Bank Danamon sebagai salah satu institusi finansial yang terbesar di Indonesia dan didukung oleh lebih dari 50 tahun pengalaman, Bank Danamon terus berupaya menjadi bank yang “bisa mewujudkan setiap keinginan nasabah” sesuai dengan brand promise-nya. Sesuai dengan misinya, bank Danamon senantiasa berupaya meningkatkan kepuasan nasabah dalam melakukan transaksinya.  Danamon telah mengembangkan Layanan perbankan elektronis untuk menunjang transaksi perbankan yang mudah, aman dan nyaman. Menyadari kebutuhan nasabah yang sangat beragam, Bank Danamon menjawabnya dengan menyediakan berbagai produk dan layanan yang sesuai dan dapat menjawab kebutuhan nasabah antara lain: consumer banking, kartu kredit, SME & commercial, trade finance, treasury product, cash management, rencana keuangan dan layanan E-Banking.
Danamon didirikan pada tahun 1956 sebagai Bank Kopra Indonesia. Di tahun 1976 nama tersebut kemudian diubah menjadi PT Bank Danamon Indonesia. Di tahun 1988, Danamon menjadi bank devisa dan setahun kemudian mencatatkan diri sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Jakarta.  Sebagai akibat dari krisis keuangan Asia di tahun 1998, pengelolaan Danamon dialihkan di bawah pengawasan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) sebagai BTO (Bank Taken Over). Di tahun 1999, Pemerintah Indonesia melalui BPPN, melakukan rekapitalisasi sebesar Rp32,2 triliun dalam bentuk obligasi pemerintah.
 Di tahun 2003, Asia Financial (Indonesia) Pte. Ltd mengakuisisi Danamon, melalui konsorsium Fullerton Financial Holdings, anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Temasek Holdings, dan Deutsche Bank AG yang merupakan pemegang saham pengendali. Setelah melakukan evaluasi menyeluruh di bawah manajemen yang baru, visi baru diluncurkan dan strategi baru dikembangkan dengan model bisnis spesifik untuk masing-masing segmen pasar. Sejalan dengan arahnya yang baru, pada tahun 2004 Danamon meluncurkan inisiatif Danamon Simpan Pinjam-nya, yang merupakan bisnis perbankan mikro, serta melakukan diversifikasi ke bidang kredit konsumer melalui akuisisi Adira Finance, salah satu perusahaan pembiayaan otomotif terbesar di Indonesia.
E-commerce (electronic commerce) merupakan istilah yang digunakan oleh perusahaan untuk menjual dan membeli sebuah produk secara online. E-commerce didefinisikan dari beberapa perspektif (Kalakota dan Whinston (1997) yaitu berdasarkan komunikasi, proses bisnis, layanan, dan online. Definisi e-commerce berdasarkan beberapa prespektif yang telah disebutkan yaitu :
1.      Perspektif Komunikasi (Communications).
Menurut perspektif ini, e-commerce merupakan pengiriman informasi, produk/jasa, dan pembayaran melalui lini telepon, jaringan komputer atau sarana elektronik lainnya.
2.      Perspektif Proses bisnis (Business)
Menurut prespektif ini, e-commerce merupakan aplikasi teknologi menuju otomatisasi transaksi dan aliran kerja perusahaan (work flow).
3.      Perspektif layanan (Service)
Menurut perspektif ini, e-commerce merupakan satu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen dalam memangkas service cost ketika meningkatkan mutu barang dan ketepatan pelayanan.
4.      Perspektif Online (Online)
Menurut perspektif ini, e-commerce berkaitan dengan kapasitas jual beli produk dan informasi di internet dan jasa online lainnya.
 Berikut ini terdapat beberapa kategori dan Trend E-Commerce, yaitu sebagai berikut :
   a.       E-commerce Business-to-Consumer (B2C)
Perusahaan e-commerce yang masuk kategori B2C ini memasarkan produk dan jasanya langsung dengan customer (retail) seperti pembelian di Amazon.com yang merupakan took buku virtual yang menjual buku melalui web sitenya. Perusahaan yang menggunakan bentuk e-commerce B2C ini harus mengembangkan situs web yang menarik untuk para pelanggannya misalnya dengan tersedianya pajangan virtual dan katalog multimedia, proses pesanan yang interaktif, dan sistem pembayaran yang aman. Karakteristik pada e-commerce B2C ini adalah terbuka untuk umum karena informasi disebarkan untuk umum dan servis yang diberikan bersifat umum juga (generic) dengan mekanisme yang dapat digunakan oleh khalayak ramai.
  b.      E-commerce Business-to-Business (B2B)
Bentuk e-commerce B2B ini menggambarkan sebuah pasar e-business yang terjadi antara dua perusahaan/organisasi seperti Wal-Mart dan Warner-Lambert. Karakteristik yang dimiliki oleh perusahaan e-commerce B2B ini biasanya karena trading partner yang sudah diketahui dan umumnya memiliki hubungan (relationship) yang cukup lama sehingga sudah sama-sama memiliki trust.
c.       E-commerce Consumer-to-Consumer(C2C)
Kategori e-commerce C2C ini menggambarkan customer melakukan penjualan langsung kepada konsumen lainnya seperti e-Bay yang merupakan tempat lelang on-line, dimana para pelanggan dan juga perusahaan saling membeli dan menjual ke satu sama lainnya melalui proses lelang secara on-line. Contoh bentuk e-commerce C2C yang lain seperti : iklan personal elektronik suatu produk atau jasa yang digunakan untuk menjual ataupun membeli di situs koran elektronik, portal e-commerce pelanggan, atau situs web personal.














                                          BAB 11
PEMBAHASAN

A. IDENTIFIKASI E-COMMERCE DI BANK DANAMON

Saat ini kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi sebuah perubahan  tradisi dari kultur masyarakat sehari-hari, dengan terciptanya sebuah keterbukaan dan transparansi di berbagai bidang, yang terutama di bidang Teknologi Informasi (IT). Informasi yang cepat dan akurat merupakan bentuk informasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, termasuk didalamnya dunia bisnis. Berkembangnya penggunaan Internet dan teknologi World Wide Web, menyebabkan munculnya penggunaan internet mengalami perkembangan yang luar biasa di bidang bisnis terutama pada perusahaan skala besar maupun kecil. Sejak berkembangnya teknologi internet tersebut pada tahun 1990-an penggunaannya meluas karena dipandang memberikan manfaat yang sangat besar bagi kelancaran proses-proses bisnis. Penggunaan teknologi internet diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap dunia bisnis yang kompetitif tersebut. Perusahaan yang mampu bersaing dalam kompetisi tersebut adalah perusahaan yang mampu mengimplementasikan teknologi ke dalam perusahaannya. Salah satu jenis implementasi teknologi dalam hal meningkatkan persaingan bisnis dan penjualan produk-produk adalah dengan menggunakan electronic commerce (e-Commerce) untuk memasarkan berbagai macam produk atau jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital. Dalam penggunaan teknologi tersebut, berbagai pihak yang terkait dengan perusahaan seperti investor, konsumen, pemerintah akan ikut berperan.
Dengan semakin matangnya teknologi internet dan web, teknologi-teknologi ini meningkatkan kemampuan perusahaan yang canggih dalam hal komunikasi bisnis dan dalam hal kemampuannya berbagi informasi, selain itu berbagi sumber daya lain yang bernilai. Ide dasar serta manfaat e-Commerce dalam meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan serta meningkatkan daya saing perusahaan dalam hal ini menjadi sudut pandang dari penulis yang dijadikan sebagai obyek dalam tulisan ini. Melihat kenyataan tersebut, maka penerapan teknologi e-Commerce merupakan salah satu factor yang penting untuk menunjang keberhasilan suatu produk dari sebuah perusahaan. Untuk mempercepat dan meningkatkan penjualan cepat maka dengan melihat perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat tersebut dapat memanfaatkan suatu layanan secara on-line yang berupa e-Commerce.
Dengan perkembangan teknologi saat ini, e-commerce lebih dari sekedar sekedar membeli dan menjual produk secara online, tetapi sudah menyangkut proses dari pengembangan , pemasaran , penjualan, pengiriman , pelayanan, pembayaran untuk berbagai produk dan jasa yang diperjual belikan dalam pasar global berjaringan para pelanggan , oleh karena itu mengembangkan kemampuan kemampuan e commerce telah menjadi pilihan penting yang harus diambil dan diaplikasikan . Bank Danamon menerapkan e commerce dalam rangka memajukan dan mempermudah layanan bagi nasabah agar semua kebutuhan transaksi perbankan yang diperlukan oleh nasabah dapat  didapatkan dan dengan mudah digunakan. Meskipun demikian, istilah e-Commerce sebenarnya dapat di definisikan berdasar 5 perspektif (Phan, 1998; Tabel 1): (1) on-line purchasing perspective; (2) digital communications perspective; (3) service perspective; (4) business process perspective; dan (5) marketof- one perspective. Dengan demikian, pada hakikatnya dalam lingkup yang luas e-Commerce bisa dikatakan ekuivalen atau sama dengan ebusiness (Turban, et al., 2000).  Beberapa aplikasi umum yang berhubungan dengan e-Commerce  yang diterapkan di Bank Danamon adalah :
·       E-mail dan Messaging
Semua komunikasi yang digunakan di Bank Danamon adalah melalui Email, hal ini sangat mendukung semua proses kerja di Bank Danamon, sehingga semua keputusan dapat diambil dengan  mudah dan waktunya cepat.
·         Content Management Systems
Content management systems yang digunakan di bank Danamon atau biasa di sebut dengan CMS sebenarnya merupakan suatu sistem yang di gunakan untuk mempermudah dalam memfasilitasi pembuatan, pengelolaan, pembaharuan, dan publikasi content pada sebuah situs website ataupun blog.
·         Dokumen, spreadsheet, database
Semua dokumen yang dikelola di Bank Danamon disimpan dan dikelola dalam data base yang disimpan secara teratur, karena data ada di bank sangatlah crusial, sehingga harus dikelola dengan baik, di Bank Danamon hal ini di kelola oleh system NCBS.
·         Akunting dan sistem keuangan
Data keuangan dan pelaporan yang ada di Bank Danamon di kelola dengan sangat canggih oleh system yang secara terintegrasi dari semua bagian dan cabang yang menginput transaksi dengan menggunakan system NCBS.
·         Informasi pengiriman dan pemesanan
Informasi pengiriman dan pemesanan semua keperluan pengadaan barang yang diperlukan juga sudah menggunakan cara  automatically order, yang dikelola dengan baik dalam memenuhi semua kebutuhan di semua cabang maupun di semua bagian yang memerlukan , di Bank Danamon semua proses tersebut dikelola oleh procurement.
·         Pelaporan informasi dari klien dan enterprise
Pelaporan informasi yang di dapat dari klien dan enterprice sudah dikoordinasikan dengan baik di  Bank Danamon, sehingga semua informasi yang diperlukan dengan cepat bisa didapatkan dari klien dalam hal ini mitra kerja dari pada Bank Danamon.
·         Sistem pembayaran domestik dan internasional
Sistem pembayaran domestic yang di gunakan di Bank Danamon terhubung dengan semua lalu lintas uang ( LLG) sudah menggunakan system e-commerce yaitu dengan proses pengiriman uang  melalui system computerized yang langsung terlink dengan system yang ada di Bank Indonesia . Newsgroup
Bank Danamon memiliki suatu media news group, yang setiap saat dapat diakses oleh semua karyawan melalui portal Bank Danamon, adapun nama newsnya adalah “Spirit”, media ini sangat mudah diakses, dan banyak informasi yang didapat, dan media ini dapat memberikan informasi secara online.
      1.      Conferencing
     Conferencing yang dilakukan di Bank Danamon sudah dilakukan dengan system yang baik sehingga pada saat melalukan conference tidak ada lagi pembatas lokasi, kemudahan seperti ini memberikan keefektifan kerja , dalam menyampaikan informasi – informasi yang sesegera mungkin disampaikan.
       2.      Online Banking 
 Untuk meraih peluang dari banyaknya pengguna internet saat ini, Bank Danamon meluncurkan DOB Danamon Online Banking yang kompetitif. Hal ini diciptakan untuk mengakomodasi para nasabah yang butuh melakukan transaksi kapanpun dan dimanapun mereka berada, tanpa harus menyiapkan waktu khusus pergi ke bank..
     3.      Cash Management
     Sejalan dengan meningkatnya persaingan bisnis clan semakin kompleksnya transaksi keuangan saat   ini, dunia usaha semakin membutuhkan suatu terobosan dan solusi jitu untuk tetap berada di garis depan.
    4.      Account services
     Kami menawarkan sejumlah rekening simpanan dan transaksional yang dapat dikelola menurut suatu struktur tertentu untuk menyediakan informasi menyeluruh mengenai bisnis Anda.
5.      Collection service
    Collection service yang dapat dilakukan adalah  proses pembayaran yang akurat dan tepat waktu kepada rekan bisnis merupakan salah satu cara untuk membuktikan hal tersebut. Fasilitas Collection service meliputi :
a.       Auto Debit
b.      Cash Pick Up Service
c.       Cash Deposit
d.      Cheque Deposit / Outgoing Clearing
e.       Inkaso
f.       Intercity Clearing
g.      Incoming Transfer (LLG/RTGS)
h.      Incoming Remittance
     6.      Liquidity management
Pengelolaan likuiditas perusahaan Anda melalui Layanan Liquidity Management. Layanan ini memastikan ketersediaan dana yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan arus kas , sekaligus memaksimalkan tingkat pengembalian dari dana yang mengendap.
a.       Cash Pooling
b.      Cash Distribution
Layanan Danamon Cash Management dapat diakses melalui berbagai channel, yaitu:
a.       Cash@Work
b.      Jaringan Cabang Bank Danamon Branches
c.       ATM
d.      Danamon Access Center (Call Center)
e.       Electronic Data Capture (EDC), dan HP banking

B.     IDENTIFIKASI KOMPETITOR BANK DANAMON

Dalam menghadapi persaingan di dunia perbankan, kompetitor Bank Danamon adalah sebagai berikut :
*      Rivalry of Competitor
Rivalvy Competitor Bank Danamon adalah bank BCA, bank Mandiri, dan City Bank.  Bank BCA memiliki produk Klik BCA, Bank Mandiri dengan prioritas mandiri-nya dan City Bank dengan kartu kredit. 
American Express® Card Services of PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (Danamon) hari ini meluncurkan Kartu Kredit Gold American Express dengan tampilan baru dan memperkenalkan banyak manfaat dan keistimewaan dimana salah satunya merupakan yang pertama ada di Indonesia. Kelebihan dari Kartu Kredit Gold American Express adalah :
-          Points Advance
Kartu kredit pertama di Indonesia yang memberikan fleksibilitas terbesar untuk mendapatkan poin reward di depan untuk kemudian dapat ditukarkan dengan hadiah yang diinginkan pada saat itu juga. Hadiah-hadiah khusus dari Points Advance tersedia mulai dari LCD TV, handphone, kamera digital, iPod hingga iPod docking. Melalui Points Advance Anggota Kartu Kredit Gold American Express sekarang dapat menukarkan poin-poin mereka dengan hadiah pilihan mereka sendiri segera begitu mereka mendapatkan Kartunya. 

-          5 Kali Poin Membership Rewards di hypermarket, department store dan drug store terkemuka
“Anggota Kartu Kredit Gold American Express® sekarang dapat mengumpulkan poin reward mereka lebih cepat. Setiap kali Anggota Kartu menggunakan Kartu American Express® mereka di hypermarkets, department stores dan drug stores terkemuka, mereka akan mendapatkan 5 (lima) kali poin Membership Rewards. Selain itu, melalui program Bonus Poin, Anggota Kartu juga bisa mendapatkan poin 20 (dua puluh) kali di lebih dari ribuan merchant yang berpartisipasi. Oleh karena itu, Anggota Kartu Kredit Gold American Express® dapat mengembalikan Points AdvanceSM lebih cepat atau mendapatkan pilihan hadiah menarik lainnya”, seperti yang dipaparkan Subba Vaidyanathan, Executive Vice President dan Card Business Head, Danamon.
-          Free Car Wash
“Untuk memenuhi kebutuhan Anggota Kartu Kredit Gold American Express®, Danamon juga bekerjasama dengan banyak outlet jasa pencucian kendaraan di seluruh Indonesia dengan menyediakan untuk pertama kalinya jasa pencucian mobil gratis setiap Sabtu dan Minggu bagi Anggota Kartu Kredit Gold American Express di Indonesia”, seperti yang dijelaskan oleh Darwin Tan, American Express Card Business Head, Danamon.
-          Lifestyle Privileges
Kartu Kredit Gold American Express terbaru ini juga memberikan keistimewaan-keistimewaan lainnya sebagai berikut:
     a.       Nikmati penghematan 10 % dengan berbelanja di Socialite Boutique,
b.      Promosi beli 1 gratis 1 untuk minuman dan gratis masuk di X2, Equinox dan Vintage untuk Anggota Kartu dan 1 tamu,
c.       Gratis bersantap di Airlangga Restaurant, The Ritz-Carlton, Jakarta, dan banyak tempat lainya di ribuan merchant di Indonesia dan bahkan seluruh dunia ketika melihat tanda-tanda promo American Express SelectsSM,
d.      Cicilan tetap dengan 0% bunga selama 6 bulan di banyak toko-toko yang berpartisipasi di seluruh Indonesia atau melalui katalog Pay Plan.

C.     STRATEGI KOMPETISI BANK DANAMON

Nasabah adalah fokus utama Bank Danamon. Danamon menggabungkan kemampuan dalam menawarkan layanan dan produk yang memenuhi kebutuhan setiap segmen, dengan nilai dan filosofi manajemen risiko yang unik bagi masing-masing nasabah. Danamon memastikan agar setiap kebutuhan nasabah terpenuhi dengan baik dengan tetap mempertimbangkan semua potensi risiko. Berikut adalah gambaran strategi bisnis untuk berkompetisi bank danamon. beberapa stretegi Bank danamon untuk berkompetisi kedalam beberapa subbab strategi berkompetisi antara lain :
Cost Leadership Strategy yang diterapkan oleh Bank Danamon adalah Find ways to help suppliers or customers reduce their costs.  Bisnis Danamon Self Employed Mass Market (SEMM) atau yang lebih dikenal dengan Danamon Simpan Pinjam (DSP) dirancang dan dikembangkan untuk mendukung dan membantu bisnis berskala mikro dalam mendapatkan akses ke layanan dan produk perbankan. Segmen pasar ini terdiri dari bisnis usaha mikro/kecil dengan pinjaman kredit antara Rp 1-500 juta. Bank Danamon telah mengembangkan bisnis model yang unik guna melayani bisnis mikro dengan memberikan value proposition yang unggul: Cepat, Mudah dan Nyaman. Dengan proses persetujuan kredit selama 3 hari, Bank Danamon memberikan kemudahan dan kenyamanan dalam membantu nasabah Bank Danamon dengan model bisnis berlandasan kepercayaan dan kehandalan. Namun, yang lebih penting lagi adalah bisnis model Bank Danamon didukung oleh eksekusi disiplin dan kapabilitas sumber daya yang tinggi. Kombinasi bisnis model yang solid serta implementasi yang penuh disiplin menghasilkan bisnis yang berlandaskan community relationship development. Bank Danamon juga terus memanfaatkan kekuatan jaringan dan sumber daya Danamon yang intensif. 

Strategi differensiasi yang diterapkan oleh Bank Danamon adalah sebagai berikut :
·         Develop ways to differentiate products and services from competitors.
Agar dapat senantiasa menarik dan mempertahankan nasabah di semua segmen, Danamon akan terus memperkuat strateginya melalui layanan yang cepat, nyaman dan mudah. Kecepatan layanan dicapai dengan menempatkan proses pengambilan keputusan di tingkat lokal, sedangkan kemudahan layanan dicapai melalui pemanfaatan kemampuan analisis laporan, data kredit dan seleksi nasabah yang akan mengurangi persyaratan informasi/dokumen untuk memproses aplikasi kredit tanpa mengorbankan prinsip dan disiplin kehati-hatian. Kenyamanan layanan dikembangkan dengan mengundang nasabah untuk mengunjungi salah satu cabang Danamon maupun mengirimkan karyawan Bank Danamon untuk memberikan layanan di rumah, atau melalui berbagai alternatif media komunikasi dan/atau media untuk melakukan transaksi yang berhubungan dengan pembayaran kredit ataupun produk Danamon lainnya.
·         Reduce the differentiation advantages of competitors. 
Bank Danamon bertujuan membangun organisasi yang berfokus pada nasabah melalui pengembangan produk dan layanan perbankan yang unik guna memenuhi kebutuhan nasabah yang terus menerus berubah. Untuk itu, Danamon memfokuskan pada pemahaman daur hidup (life cycle) nasabah agar dapat menawarkan produk yang sesuai dengan tahap kehidupan nasabah. Di segmen Affluent, Danamon akan meningkatkan ragam pilihan produk reksadananya, penyesuaian produk dan memperkenalkan aplikasi teknologi wealth management guna meningkatkan kemampuan perencanaan keuangan staf Bank Danamon. Di sektor usaha kartu kredit, Danamon akan terus mengembangkan bisnis kartu Visa, “World Card” (dengan program poin unggulan), American Express dan Master cardnya serta meluncurkan produk-produk baru seperti “I-Card” yang menawarkan kemudahan dan alternatif pilihan sesuai dengan kebutuhan belanja nasabah.

Strategi innovasi yang diterapkan oleh Bank Danamon adalah Find new ways of producing products/services.  Danamon Consumer Mass Market memfokuskan layanannya pada segmen pasar pegawai melalui penawaran produk pinjaman tanpa anggunan dengan akses dan persyaratan yang mudah serta proses persetujuan yang cepat. Setelah berhasil menyelesaikan proses reposisi usaha lalu dilanjutkan dengan diselesaikannya berbagai inisiatif pengembangan kapabilitas guna mendukung rencana pengembangan usaha. Bank Danamon telah melakukan perluasan fungsi penjualan melalui rekrutmen tenaga baru sehingga total tenaga penjual mencapai lebih dari 1.500 karyawan. Selain itu, Bank Danamon juga telah menyelesaikan pengembangan sistem persetujuan pinjaman yang baru yang menjanjikan proses persetujuan hanya dalam satu hari, jauh lebih cepat dari rata-rata standar industri. Proses penagihan juga telah ditingkatkan dengan dukungan sistem penagihan yang terkomputerisasi untuk meningkatkan kemampuan pengawasan dan pengukuran kinerja. Dalam rangka meningkatkan pelayanan, Bank Danamon meluncurkan kerjasama dengan kantor pos dan ATM Bersama sebagai jaringan layanan pembayaran yang baru di samping melalui kantor-kantor cabang Danamon dan Adira.

Strategi alliansi yang dikembangkan oleh Bank Danamon adalah Establish new business linkages and alliances with customers, suppliers, competitors, consultants and other companies (mergers, acquisitions, joint ventures, forming virtual companies, etc.).  Adira Quantum merupakan anak perusahaan dari Danamon yang menawarkan pinjaman individu tanpa jaminan untuk pembelian barang elektronik, mebel dan perangkat rumah tangga lainnya. Bank Danamon memfokuskan pada pemanfaatan jaringan dan infrastruktur yang telah mulai dikembangkannya serta menyempurnakan proses dan kemampuan manajemen risiko Bank Danamon. Saat ini, Adira Quantum memiliki jaringan cabang di lebih dari 45 kota di Indonesia dengan 46 kantor pemasaran dan 50 point of sales (POS), serta melayani lebih dari 350.000 nasabahnya. Selain itu Bank Danamon menjalin kerjasama dengan American Express dengan mengeluarkan produk American Express Credit Card.  Kartu kredit tersebut dapat dimanfaatkan di seluruh belahan dunia. 

D.    ANALISIS COMPETITIVE FORCE DAN STRATEGY BANK DANAMON

Seperti yang telah dijelaskan diatas,  kekuatan kompetitif Bank Danamon meliputi tiga kekuatan, yaitu :
1.      Rivalry of competitors, yang terdiri dari Bank BCA dengan “klik BCA” dan Bank Mandiri dengan jaringan distribusi yang kuat
2.      Threats of new entrants, yang terdiri dari Panin Bank (kemudahan pengajuan kredit); Permata Bank (transaksi valas); Bukopin (Point Payment online Bank-PPOB).
3.      Threats of subtituties, yang terdiri dari Koperasi simpan pinjam, BPR, Lembaga pembiayaan (leasing)
Sedangkan strategi Bank Danamon yang dikembangkan untuk memenangkan kompetisi dalam industri yang sama meliputi Cost Leadership Strategy, Differentiation Strategy, Innovation Strategy, Growth Strategy, dan Aliance Strategy.   Mapping strategi yang telah dikembangkan oleh Bank Danamon untuk bersaing dengan kekuatan kompetitif yang ada saat ini.

E.     IDENTIFIKASI WEB BIS MODEL UNTUK E-COMMERCE DI BANK DANAMON

Dalam menghadapi persaingan dengan kompetitor dalam industri sejenis, pendatang baru maupun instansi subtitusi, Bank Danamon mengembangkan beberapa strategi yang telah dijelaskan pada sub bab sebelumnya untuk memenangkan persaingan di industri perbankan.  Selain itu, Bank Danamon juga mematahkan barrier atau rintangan dalam yang menghalangi dalam pengembangan bisnis.  Untuk mematahkan barries tersebut, terdapat beberapa “break”, yaitu break time barriers, break geographic barriers, break cost barrier dan break structural barriers.  Bank Danamon untuk menghilangkan hambatan tersebut dengan menggunakan break structural barriers yaitu dengan memanfaatkan internet working.  Internet working dapat membantu bisnis mengembangkan hubungan strategis dalam menjalin hubungan dengan pelanggan, pemasok, stakeholder lainnya melalui hubungan elektronik.
E-commerce Bank Danamon menawarkan consumer banking, kartu kredit, SME dan commercial, trade finance, treasury product, cash management, rencana keuangan dan layanan E-Banking.  Kemudahan akses konsumen untuk mengetahui fitur dari produk dan layanan, ditampilkan secara lengkap melalui website tersebut.  web bis model, e-commerce yang dikembangkan oleh Bank Danamon termasuk ke dalam “Manufacturer (Direct) Model kategori Brand Integrated Content” karena Bank Danamon menggunakan kekuatan web untuk menarik pelanggan secara langsung.  Model manufacturer tersebut dipilih oleh Bank Danamon untuk meningkatkan efisiensi, pelayanan terhadap pelanggan dan memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelanggan melalui media website. 



















BAB 111
KESIMPULAN
Kesimpulan yang dapat diambil dalam penulisan paper “Pemanfaatan E-Commerce di Bank Danamon adalah sebagai berikut :
*      Kompetitor potensial Bank Danamon terdiri dari 3 kategori, yaitu :
Ø  Rivalry of competitors (Klik BCA versus Danamon Online Banking; Mandiri Prioritas versus Previllege Banking Danamon, City Bank Kredit versus American Express)
Ø  Threats of new entrants (Kredit Express Panin versus Instakas Danamon; Consumer Mass Market versus Bank Pundi; Valas Bank Permata versus Valas Bank Danamon).
Ø  Threats of subtituties (SEMM versus Koperasi simpan pinjam, BPR; Adira Finance versus FIF)
*      Strategi kompetisi yang dikembangkan oleh Bank Danamon adalah Cost Leadership Strategy, Differentiation Strategy, Innovation Strategy, dan Aliance Strategy.
*      Web bis model untuk E-commerce Bank Danamon adalah Manufacturer (Direct) Model kategori Brand Integrated Content” karena menggunakan kekuatan web untuk menawarkan produk dan layanannya untuk menarik pelanggan dan meningkatkan kualitas layanan. 






- Luciana Spica Almilia, Lidia Robahi, Penerapan E-Commerce Sebagai Upaya Meningkatkan Persaingan Bisnis Perusahaan, 2009
- M. Suyanto, 2003, Strategi Periklanan pada E-Commerce Perusahaan Top Dunia, Andi : Yogyakarta
- O’Brien James A; Pengantar Sistem Informasi, Edisi 12, Penerbit Salemba Empat, Jakarta, 2005
-Richardus Eko Indrajit,  “Electronic Commerce: Konsep dan Strategi Bisnis di Dunia Maya”, Elex Media Komputindo, 2001


Tidak ada komentar:

Posting Komentar